wibiya widget

February 19, 2010

menulis lagi..

Lagi; ketika keinginan tidak sejalan dengan kenyataan yang dicipta keadaan..

**
Awalnya memang berusaha untuk membuat "rumah" sendiri. Dengan keahlian semampu yang dimiliki. Tapi ternyata kami gak punya cukup banyak waktu luang untuk membuatnya. Jadilah, kami meminta bantuan seorang teman untuk bekerjasama secara profesional.

Hmmmhhh.. Tenyata meleset!!
Dan aku merasa kecewa luar biasa.

Benarkah kami yang terlalu cerewet? Betulkah kami yang terlampau bawel?
Ah, kepalang basah bahwa semua itu telah menjadi sebuah benang kusut yang membuatku malas untuk mengurainya. Sayang aku terhadap waktuku juga emosiku. Toh gak akan ada jalan keluar kecuali menyudahi kerjasama yang sempet terjalin.

Sudah, cukup sudah. Meski tak seindah yang diangan.
Dan aku mulai menulis lagi, menghias "rumah" kami yang masih memerlukan penataan di sana-sini..
**

February 11, 2010

i let you fly..

Dearest Papap,

Though I can't make my birthday wish in person
I'll spend the day with happy thoughts of you
Hoping you will have a perfect birthday
Doing all the things you love to do..

Happy Birthday to the one I'm glad to have by my side forever
And simply but true, really I love you..

~Mamam~

ps. hope you like the present! ^^
I am gonna be grown woman; I told you..

February 07, 2010

long time no see..

**
Hanya sekedar rasa rindu yang menyelinap di hatiku, sedikit.. sedikit saja..
Rindu kamu, sahabat..
Karena pernah kita dulu berbincang tentang kehidupan, perihal cinta, mengenai mimpi..
Apa kabarmu di ujung dunia sana? Di manakah?
Tak ada lagi kabar yang kumiliki, tak dapat lagi kusekedar melihatmu tersenyum dalam manisnya hati..
Atau bolehkah sengaja dihadirkan di dalam mimpi?
It's very long time no see..
Tuhan yang akan menjagamu..
**

February 06, 2010

menikahnya sahabatku

Membingkai kebahagiaan seorang sahabat..
**
Jum'at sore, aku berangkat dari Surabaya; beranjak sejenak dari tugas yang sedang mengikatku di kota itu. Bertemu dengan Papap di Terminal 1 bandara Soekarno-Hatta, yang sama-sama juga baru sampai di Jakarta, pun khusus untukku dan sahabatku. Kemudian, sabtu pagi. Aku dan Papap sudah dari jam 6 pagi nyampai di rumah Adeth. Aku menunggu giliran untuk dirias dalam rangka tugasku menjadi pembawa cincin. Hihi, Papap jadi ngubrul sama keluarganya Lilay sementara menungguku yang tak kunjung selesai.
**
Misa di gereja Santo Lukas berjalan dengan lancar. Mengharukan. Adeth menjadi perempuan paling cantik di pagi itu! Pink, dia membuat semua berwarna merah muda. Ahhh.. Indahnya..
**
Sempat istirahat sebentar, sore hari aku sudah harus kembali bersiap. Yup, kali ini pun mengemban tugas sebagai pager ayu. Kali ini Papap kuminta kembali dulu, karena bakalan lama dan jeda waktu menuju acara resepsinya masih terlalu panjang. Sip, kebaya pink ini melengkapiku dengan sempurna. Cantik! :D Sang pengantin perempuan menginginkan kami menggunakan sanggul jawa yang bundar besar itu. Olala.. Jidatku kemana-mana nih.. Hahaha.. Liat aja, lebarnya hampir sama dengan lapangan terbang! Hahaha..
Sang pengantin menggunakan adat jawa, kali ini yogyakarta punya. Yup, basahan. Tapi sayang je, aku gak sempet motret :D Yang jelas, cantiiikkk banget! Beberapa kali ada undangan yang nanya untuk sekedar memastikan apakah itu Adeth atau bukan; karena ternyata si manten bener-bener manglingi. Hehehe.
**
Cantik. Dan bahagia. 30 Januari 2010. Adeth beserta Lilay mengawali lembar baru kehidupan mereka dengan sempurna. Semoga senantiasa kasih Tuhan ada pada kalian.. :)
**
Aku sempat berpikir, lega kali yaa kalu seluruh prosesinya sudah terlaksana?
Semangat! Semangat!!
Ayo rajin menabuungg!! ^^Minggu malam, aku dan Papap sama-sama meninggalkan Jakarta. Terminal 3; aku dengan Mandala dan Papap dengan Air Asia.
Sempat ada petugas bandara yang bertanya; kok pesawatnya beda? kenapa?
Hehehe, terang aja beda, lha tujuannya aja gak sama.. :D
**
Akhir pekan yang melelahkan, tapi bahagia..
**