wibiya widget

December 23, 2009

tell her

Sampaikan padanya, aku mencintainya..
Dan terima kasihku, telah melahirkanmu ke dunia..
**
Tak sabar ingin kembali menemuinya..
**

December 22, 2009

dearest Mom, you are my everything..

Untuk kata yang tak pernah diucapkan...
**
#1 You were the first person to make me smile and laugh and you were there to hear my first words
#2 You taught me all the important stuff about our world and my place in it. I learned everything that matters from watching you and listening to you
#3 You shared with me all the values that make you so special; kindness, forgiveness; honesty, persistence, thoughtfulness and espesially patience
#4 And I am soo sorry I've broke your heart last day; soo sorry to make you hurt..
# 5 I feel so wonderful when people say I resemble you; and it's true! We have the same-shaped eyes!
(Bradley Trevor Greive)
**
What I am saying here, Ibu...
Is that you are foundation upon which my character is built...
And I just want to say thank you; for everything...
**
I love you; all the way I am...
**
Happy mother's day, super Mom! :)
**

December 19, 2009

the bridesmaid

Demi sempurnanya hari bahagia my best friend's wedding...
**
Beberapa kali sudah patah hati aku mencari dress berwarna putih. On the spot tak jua menemui hasil. Online shopping pun setelah order malah out of stock. Huks.

**
Tapi belom menyerah, aku hunting lagi aahhh ke multiply. Yippie! Menemukan satu yang ready stock. Alhamdulillah sudah ada yang di tangan, tinggal nunggu pengiriman. Hehehe. Tapi tetep aja si, mencari satu lagi alternatif lain untuk berjaga-jaga.
**

So, siap lah aku menjadi bridesmaid... :D
**
Kok aku ikut deg-degan juga yaa? Hihi...
**

December 18, 2009

kora-kora dalam perahu

Menyenangkan memaknai waktu dengan sahabat...
**
Waa, akhirnya pergi ke Dufan! :D Seingatku, ini baru yang ke dua kalinya. Dulu pas masih SMP dan hari ini. Hehehe.
Ini pun atas ajakan Mai- sahabatku. Katanya; bertekad menaklukkan Dufan. Sedari awal aku udah bilang, aku nggak punya nyali sebesar itu untuk nyoba semua wahana ekstrem di Dufan.

**
Dengan perasaan siap yang was-was, aku mengiyakan tarikan tangan Mai untuk mengantri dan mencoba wahana ini; Kora-kora. Wuuuzzzz... Biarpun kami sudah memilih tempat duduk yang di tengah, rasanya...
Ya Ampuuuuuunnn... Pas
berayun ke atas serasa mau terbang dan lepas dari tempat duduk!! Jujur saja aku gak berani membuka mataku lama; hanya jeritanku yang aku keluarin sekeras-kerasnya. Lalu ketawa putus asa. Hahaha.
**
Selanjutnya, Bianglala. Maksud hati pengen nyobain wahana yang slow, ternyata ini deh yang sepertinya membuat kami berdua makin merasakan pusing dan sedikit mual.
**

Dan jagoanku; kalah. Mai yang tomboy tapi mellow itu akhinya menyerah. Hihi. Untung bersamaku, Mai :D
Kami putuskan untuk pulang saja, setelah beberapa pose sudah kelar kami ciptakan, sembari mengusir rasa mual dan pusing di kepala kami. Hmm... Tetep oke juga si! Hahaha.
**
Kuakhiri kencan hari ini dengan lulur dan pijat di Bersih Sehat. Uennaaakkk... Ini nih, treatment macam begini yang lebih cocok! :D
**
Seneng dan tersanjung waktu Mai baru datang ke kosanku tadi pagi. Dia bilang, kamarku mengingatkan dia akan perjuangannya beberapa waktu yang lalu. Kata dia, aku ini tambah kurus :D Dan dia bilang; kok kamu putih sih Ai? Hihi, love you much, Mai...
**
Dearest Mai, terima kasih sudah bersamaku yaa...
Berreeesss! Kita nggak ke Dufan lagi kok, nanti kita ke Disneyland Hongkong! :D
**
Already had fun kok :)
**
Selamat tahun baru Islam yaa!
**

December 16, 2009

waiting for January

More than 30 days to go...
**
Jujur, aku sedang menunggu. Menanti saatnya Januari datang kembali. Dan membawa pergi Desember yang penuh dengan warna. Capek. Rasanya juga nano-nano. Sejuta rona bahagia. Tapi tentu saja, tidak ingin menjadi pesimis. Jadi inget Pak Roy yang ngajar modul communication skill tempo hari pas sertifikasi. Katanya, otak kita ini tidak menerima segala bentuk kalimat yang mengandung makna negatif. Jadi katakanlah sesuatu yang positif, yang detail agar otak kita mampu mencernanya dengan sempurna dan dapat membantu diri kita untuk mewujudkannya.
**
So...
Kurasa betul kalu ada tagline 'impossible is nothing'
Kurasa nggak ada gunanya untuk merasa underestimate dengan orang lain apalagi diri sendiri
Kurasa ada baiknya untuk tetap melanjutkan segala mimpi
Dan...
MencintaiMu, kamu, mereka dan mereka dengan lebih tulus setiap harinya...
**
Friend or foe?
Menjadi sahabat bagi diri sendiri adalah hal terpenting yang akan menjembatani kita dengan orang lain...
**
Waiting for January...
Waiting for the entry meeting of the puspitanugraha :)
**

December 10, 2009

pengakuan

If I broke your heart last night... It's because I love you most of all...
(Michael Bubble; thanks Mita, aku mengambil lirik ini dari tulisanmu)

Ternyata, aku memang bukan seorang pacar yang baik...
Maaf...
**

December 09, 2009

My hero

Email dari seorang kawan...
Membaca ini membuatku merasa sangat beruntung memiliki Bapak sebagai ayahku dan kawanku...

He is my hero :*

**
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.....

Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya..
Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu...
Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya", Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata: "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.....
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa
memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa"

Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa

Ketika kamu menjadi gadis dewasa....
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia
tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu".
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu.....
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia....
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa....
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
Papa telah menyelesaikan tugasnya....

Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam
segala hal..
**
I love you much, Bapak...
**


December 08, 2009

de javu

Then I can't find reasons why I do love you...
**
Seperti de javu; kondisi yang sama yang kualami ketika aku kecil dulu...
Bersama Ibuku, menunggu Bapak yang pulang malam karena lembur. Menemani Bapak yang sedang menggambar. Memperhatikan setiap hasil karya Bapak. Dan perlahan mencoba menirunya. Menggambar rumah yang kucontoh dari salah satu rubrik di tabloid Nova bahkan menggambar peta. Haha, kala itu Jepang sudah menjadi negeri impianku hingga aku selalu dan selalu menggambar peta negeri sakura itu... :D
Bapakku bukan seroang arsitek; melainkan seorang sarjana teknik.
**
Saat ini;
Menunggui Papap yang sedang lembur. My architect. Yang akhir-akhir ini sering banget bekerja melewati jam kerjanya yang normal. Aku menemaninya dari jauh, lewat layar monitorku, lewat internet yang sedari dulu menjadi kawan setia kami.
**
So, I do love you just because I want to...
My Architect. Domisili di luar kota. Dan menjadikan aku the last one.
**

ps. maafkan, hari ini pun aku menyemai cemburu sebanyak dua kali :D


senang-senang

Satu era dimana gak perlu memikirkan apa-apa; kecuali menikmati hidup... hehehe...
**
Maklum, seorang newbie. Masih berasa ngimpi ada di antara sekian banyak orang yang berlalu lalang di area gedung di bilangan Thamrin ini.. :D
Yah, waktu memang terus berjalan, masa-masa itu pun sudah lewat...

**
Kembali ke realita; inilah sederetan masa bhakti yang panjang untuk sedikit saja mencoba mengabdi kepada negeri... :)
Bismillah!
**

December 07, 2009

kisah romantis milik kami

Aku berbicara tentang cinta yang atas hidupnya kami menjadi bahagia sampai dengan saat ini :D
**
Well, alhamdulillah telah banyak membuat banyak teman dan sahabat bahkan yang tak dikenal pun merasakan bahagia pula dengan kebersamaan kami. Cemburu kah? Judul perasaannya si memang jealous; sebuah jealousy... Tapi kuyakin itu tidak dalam ke-negatif-an arti yang sebenarnya...
**
Lagi, sudah beberapa kali juga aku mendapatkan kisah yang berbeda skenario dengan milik kami. Beberapa waktu lalu, mungkin aku akan merasakan ketidakberuntungan yang serupa. Putus asa. Patah arang. Labil. Tidak bahagia. Perih. Bingung. Merasa bahwa hidup gak berpihak kepadaku. Dan, benar...
Badai pasti berlalu. Cukup dengan keyakinan bahwa semua telah sesuai dengan jalurnya dan apa yang hakikinya akan menjadi hak kita tak akan tertukar dengan milik orang lain.
Sudah tau dunk, kalu R.A Kartini juga punya jargon "habis gelap terbitlah terang"?
Yup, aku mengakuinya sebagai sebuah harapan. Toh benar bahwa Tuhan saja menciptakan siang dan malam hadir secara bergantian...
**
Maka, kisah romantis milik kami mungkin hanya cocok dan applicable untuk kami. Tentu, mari ikut bergembira! Tapi untuk para "nenek sihir"; whoever you are- aku sama sekali gak ingin melibatkan ataupun menghubungkan milikku dengan dunia kalian. Jika saja ada satu prose pemutihan nama baik, well, forgiven not forgotten... Karena nila setitik maka rusak susu sebelanga...
**
Dear kawan;
Kalu kamu patah hati; kami juga sering kok saling melukai...
Kalu kamu merasa sendirian; kami juga sering kok merasa kesepian...
Kalu kamu merasa gagal; kami pernah mengalami satu fase yang bernamakan kehancuran...
Kalu kamu merasa tak berpengharapan; kami pernah mendapatkan hidup yang serasa tak lagi beroksigen...
**
So, pada intinya, kisah romantis milik kami ini semoga saja bisa yaa menjadikan kalian mendapakan kembali semangat, harapan dan apapun segala itu yang bernama kehidupan... :)
**
Yuhu, kepada kalian; semua teman dan sahabatku- tentu saja...
Tuhan memiliki kejutan di setiap sudut kehidupan...
**
Maka kau pun bisa membuat kami merasa cemburu dengan kebahagiaan kalian... :)
Kami tunggu yaa kisah romantis milik kalian! ;)
**

December 06, 2009

happy 27th anniversary!

Proud to be your daughter...
**
Aku melihat bagaimana cara kalian menjalani kebersamaan ini. Aku juga mengetahui bagaimana badai pernah mencoba memporak-porandakan kalian; namun tlah mampu kalian enyahkan. Tak ada yang lebih berharga bagiku kecuali menyaksikan kalian berbahagia.
**
Aku tahu, betapa kalian ingin menjadikan kami buah hati yang paling beruntung sedunia. Menjadi kebahagiaan kalian dan penerus kebanggaan.
**
Selamat ulang tahun perkawinan yang ke 27 ya Bapak dan Ibu...
**
Semoga Allah senantiasa memberikan berkah kesehatan, keselamatan, kebahagiaan dunia dan akhirat..
Kelak, agar nanti dapat kalian didik anak-anak kami dengan cintamu...
**
We love you much...
**

ps. Kadonya bulan Januari nanti yaa... :)

December 05, 2009

puspitanugraha wanna be :)

Di antara sekian banyak impian...
**
2010?
Menikah;
Berencana bikin anak pertama;
Segera berpindah ke Denpasar;
Menulis.
**
#1 Terdengar sangat wajar kan? Mengingat saat ini aku sudah punya pacar (calon suami; red) dan usia yang tak lagi muda. Hehe.
#2 Seorang anak laki-laki; ah, anak perempuan juga tak apa. Hehe. Semoga bisa langsung mendapatkan berkah itu setelah menjadi halal antara aku dan dirinya. Amin.
#3 Karena buatku, sebenarnya konsep sebuah keluarga adalah berkumpul bersama. Dan aku memang belum menyukai Jakarta secara penuh. Masih memiliki keinginan untuk tidak menetap di kota ini. Semoga akan ada jalan Tuhan yang terbuka dan menjadikan aku berkumpul dengan imamku di Denpasar nanti :)
#4 Hobi yang sudah sekian tahun kusenangi dan ingin kukembangkan lebih baik lagi. Bukan tentang menulis buku si, hanya ingin mendokumentasikan kisah yang kualami secara rapi; dan tentu saja dengan indah. Setidaknya sebagai bekal untuk bercerita kepada anak dan cucu. Hehe.
**
Well, just can't hardly wait to make it real...
**
2009; kupersiapkan segala yang bisa kulakukan sekarang ;)
**

not that cheater ;)

Karena aku tak mau berlaku curang; aku tak keliru kan Tuhan?
**
Sudah seminggu ini aku kebagian jadwal sertifikasi perbankan bersama dengan 4 rekan sekantor dan 15 teman lainnya. Sebagian besar dari kami menganggap bahwa inilah saatnya untuk 'berlibur', lepas sebentar dari rutinitas kantor dan selembar disposisi yang nggak berhenti mengalir tiap harinya :P
**
Unfortunately, hari pertama aku gak bisa masuk karena Senin itu aku masih berada di Purwokerto. Yeah, Minggu malam saat harusnya sudah pulang ke Jakarta, kram perut menyerangku. Alhasil, dengan susah payah Bapak berhasil mendapatkan tiket pengganti dan Ibuku merasa lega aku tak jadi pergi dalam kondisi unwell.. :)
**
Jadi, gagal. Aku gak boleh ikut ujian satu mata pelajaran karena tak hadir; meskipun alasan ketidakhadiranku adalah sakit. Sempet sejenak merasa kecewa. Dan berpikir, kenapa kemaren gak minta diabsenin aja yaa? Toh yang penting sebenarnya adalah tanda tangan di lembar absensi itu...
**
Tapi, tidak. Meskipun aku bisa aja tetep ikut ujian satu mata pelajaran itu, akhirnya aku memilih untuk tidak melakukannya. Dengan alasan, jika hal tersebut kulakukan, aku tlah berlaku tidak semestinya. Sementara surat dokter telah kusampaikan dan seluruh teman pun paham bahwa aturan tidak mengijinkannya. Hehe, ada seorang teman yang menyayangkannya... Bukan karena sakitku, melainkan karena sikapku yang terlalu jujur...
Hmm, kelirukah?
Aku hanya merasa bahwa keputusanku telah benar...
Toh tahun depan insya Allah masih bisa mengulang :)
**
I am not that cheater ;)
**
Karena aku masih percaya bahwa sebagian dari apa yang akan terjadi pada esok hari adalah hasil yang telah kita lakukan pada hari sebelumnya...
**

December 03, 2009

recalling

Membuatku semakin bersyukur bahwa kamu mencintaiku...
**
Awalnya semalam si, pas kamu bilang tentang tulisan di blogmu dulu itu. Hehehe, barusan aku mampir kesana. Dan malah membaca semuanya sekaligus dengan komentar-komentarku yang hampir ada di setiap tulisanmu :D
**
Terbersit cemburu... pada cerita yang mengisahkan tentang dia, mereka atau siapapun yang hidup pada masa lalumu...
Mungkin demikian juga yaa, kalu kamu kembali membaca tulisan-tulisanku tentang lelaki lain kala dulu itu? :D
**
Tapi tentu saja, aku bahagia :)
Menemukan fakta bahwa saat ini aku yang memilikimu :*
Bukan dia...
Bukan mereka...
Dan gak akan kubagi dengan siapapun juga... :P
**
Recalling...
Then realize; I am the luckiest one! :)
**