wibiya widget

January 24, 2010

souvenir siraman

Satu per satu mulai dipesan.. hehe..
**
Dalam adat Jawa, sehari sebelum akad nikah dilaksanakan; atau sebelum calon pengantin perempuan menjalani malam Midodareni, disitulah terselip ritual siraman. Air yang digunakan berasal dari 7 sumber mata air yang berbeda dicampur dengan kembang 7 rupa. Yang ditunjuk untuk melakukan siraman berjumlah ganjil; 3, 5, 7, dst; yang biasanya terdiri dari orang tua (dihitung 1) dan 6 sisanya adalah pakdhe, budhe atau keluarga yang dituakan. Seusai disiram, kedua calon pengantin memohon restu kepada kedua orang tua. Dalam hal ini, kalau keluarga calon mempelai pria berasal dari luar kota, orang tua calon mempelai pria tidak mutlak harus hadir pada saat itu.
Nah.. setelah itu orang tua calon mempelai wanita menjalani prosesi jualan dawet. Hihi, kebayang deh ramenya.. :D
**
Dan kami memutuskan untuk melakukannya juga. Keluarga sudah sepakat, sudah ditentukan juga siapa yang akan melakukan siraman tersebut.
**
Aku sudah memesan perlengkapan yang diperlukan untukku dan Papap; yakni 2 buah kimono mandi, handuk dan pakaian dalam :)
**

Hm.. tentu dunk, untuk para pelaku siraman juga dikasi suvenir sebagai tanda kasih :)
Aku pesan 1 set perlengkapan mandi yang berisi handuk, sabun, sisir dan cermin.
Cantik! Dan harganya less than IDR30.000;- kutemukan di Galeri Souvenir ;)
Down payment sudah kubayar, tinggal menunggu hasil deh..
**
Aku suka, Papap suka, Ibuku pun menyetujuinya..
Siip!!
**

mari menikah

Dapet dari email Papap; yang dia juga dapet dari forum..
**
Jika menikah di kediaman Calon Pengantin Wanita (CPW), langkah-langkah persiapannya antara lain adalah :
  • Langkah Pertama
    CPW ke RT dan RW setempat untuk minta pengantar surat dari RT dan RW. Bawa fotokopi KTP CPW (2 lembar).
  • Langkah Kedua
    CPW ke KELURAHAN dengan membawa fotokopi KTP CPW (2 lembar), surat pengantar RT dan RW (langkah pertama), fotokopi KK CPW (2 lembar), fotokopi KTP Calon Pengantin Pria (CPP), fotokopi KK CPP.
    • Hasilnya : Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA
  • Langkah Ketiga
    CPP ke RT dan RW setempat untuk membuat surat pengantar. Bawa fotokopi KTP CPP (2 lembar), fotokopi KTP CPW (PENTING, agar ditulis keterangan menumpang menikah di KUA dekat tempat tinggal CPW).
  • Langkah Keempat
    CPP ke KELURAHAN untuk bikin SURAT PENGANTAR KUA NUMPANG NIKAH. Bawa fotokopi KTP CPP (2 lembar), fotokopi KK CPP (2 lembar), fotokopi CPW (1 lembar), fotokopi KK CPW (1 lembar).
    • Hasilnya :Surat N1 dan N4 untuk dibawa ke KUA
  • Langkah Kelima
    Ke KUA CPP untuk membuat SURAT NUMPANG NIKAH. Bawa Surat Pengantar dari Kelurahan CPP, KK CPP, KTP CPP, KK CPW dan KTP CPW. Biaya sekitar Rp100.000,-
  • Langkah Keenam
    Ke KUA CPW dengan membawa Surat Pengantar dari Kelurahan CPW, Surat Numpang Nikah CPP, KK CPW dan pas foto 2×3 (3 lembar masing-masing). Biaya sekitar Rp.100K bukan termasuk biaya penghulu.
    • Hasil : Surat keterangan akan menikah di KUA
  • Abis itu tinggal janjian sama penghulu. Dan mau dijemput kapan penghulu nya Biaya penghulu Rp.500k - Rp.1jt . Tips nya bayar separuh dulu ke penghulu sebelum acara dan bayar sisanya setelah acara. semoga bisa yaa.. hehe..
**
Tampaknya sudah harus mempersiapkan jadwal untuk mudik :D
**
Dan semoga kantornya buka 6 hari kerja yaa, biar gak perlu ngambil cuti yang udah tinggal tipiiiisss banget.. :S
**

January 21, 2010

cinta

Ketika cinta rumit dalam menemukan bahasa
Ketika cinta runyam jika dihitung dengan sederet angka
Dan ketika cinta berbagi ruang dengan logika
Maka sampaikan saja dengan sederhana..
I do..
**

sweet seventeen

Kata Papap: picturing the future..
**
Akhirnya, dua keluarga kami saling bertatap muka; bersilaturahmi dan mengutarakan niat baik yang ada di hati. Hehehe. Mungkin, karena ini adalah kali pertama bagi kedua orang tuaku; maka persiapan memang dilakukan dengan teliti. Undangan kepada tetangga kanan dan kiri, para budhe, para pakdhe, om, tante semuanya turut serta. Ah ramenya.. hanya saja Mbah Kakung nggak bisa ikutan; beliau lebih memilih untuk berada di rumah.
**
Menyenangkan. Aku pergi ke salon bareng de Riska. Sekalian bawa kebayanya. Hihi, kebaya yang sempet dikomentarin Ibu karena kelewat seksi; katanya. Ternyata lumayan lama ada di salon. Padahal aku cuma dipoles tipiiiissss dan dikeriting ikal rambutku. Weiisss.. rombongan keluarga Papap yang berangkat dari Matesih sehabis shubuh ternyata udah sampai di Masjid Agung Purwokerto. Komunikasi pun dimainkan. Soalnya aku belum kelar, di rumah pun masakan belum siap semuanya. Hihi, alhasil ada beberapa lama Papap dan keluarga ditahan di Masjid Agung. Papap datang bersama Bapak, Ibu, Pak Wibowo dan Mas Widodo. Mbak Rini dan Nurul ga ikutan; karena kondisi memang tidak memungkinkan. Hamil. Sedangkan Nurul masi bobok. Hehehe.
**
Dan terima kasih dunk untuk Ita. Karena Papap belum pernah ke Purwokerto naik mobil sendiri, maka sahabatku ini dengan sukarela menawarkan diri menjadi penuntun jalan. I love you so much! Tamunya datang dengan selamat dan nggak salah alamat.. :D Juga untuk Tyas dan Ayoe yang nyempetin buat ikutan datang. Mereka berdua adalah sahabatku sedari SMP dan SMA hingga kini. Hehehe.
**
Kata Tyas; aku cantik!
Kata Ita; aku semlohe! Haha..
Kata Papap; awesome!
**
Acara pun bejalan lancar. Rembug sana rembug sini; diskusi ini diskusi itu.. semuanya jelas dan alhamdulillah membawa hasil yang menggembirakan.
**
Aku dilamar!
Dan bapakku menerima lamaran itu dengan bahagia; terlihat sempat terharu saat harus berbicara.. :)
**
Tak ada kata lain kecuali; bahagia.Bayang-bayang hitam tentang perjalanan kami yang panjang; sirna dan terhapus begitu saja.
**
17 Januari 2010 aku menerima cincin itu terpasang di jari manisku..
Hari ini; 5 bulan, 3 minggu dan 5 hari menuju hari pernikahanku..
Semoga senantiasa diberkahi dan memberikan kebahagiaan bagi siapapun yang mencintai kami dan selalu kami cintai..
Amin.
**
Aku siap; insya Allah..
**

January 20, 2010

profesionalisme

Ketika tidak selamanya rencana menjadi terwujud nyata secara sempurna...
**
Akhirnya, aku bisa menerima keputusan ini dengan
legawa. Setelah sebelumnya merasa bahwa ini kurang adil untukku.
**
Tiket PP sudah di tanganku. Uang akomodasi perjalanan dinasku pun sudah kuterima. Fiuh, terbayang deh nantinya..
Tapi baiklah, mari kita jalani!
**
Jadi ceritanya, aku harus menjalani tugas meriksa ke luar kota; tepatnya Surabaya. Untuk tanggal 27 Januari sampai dengan 5 Februari 2010. Kenapa terasa berat? Hm..
Satu: aku bertugas menjadi the bridesmaid bagi pernikahan sahabatku pada tanggal 30 Januari 2010 di Jakarta.
Dua: aku kadung janjian dengan Mbak Zohra (penjahitku) untuk fitting kebaya bersama dengan Papap pada tanggal 31 Januari.
**
Ola..
Jelas, tingkat profesionalisme ku akan dipertanyakan seandaianya aku tetep menolak untuk berangkat.
**
Apa boleh dikata..
Dengan solusi aku akan kembali ke Jakarta pada Jum'at malam dan terbang kembali ke Surabaya pada Minggu malam; aku menerima keputusan dengan besar hati..
**
Dearest Adeth, no need to worry yaa.. I'll be there for you..
Dearest Papap, jadwal kita tetap seperti yang sudah direncanakan..
**
Yup, hanya Tuhan yang Maha Tahu, mana yang terbaik untuk dilakoni oleh umatNya.. :)
**

January 08, 2010

explore bali

Menemukan rumah di sana; Bali..
**
Masih lanjutan cerita awal 2010 yang penuh sensasi. Sabtu/ 2 Januari 2010; terserang kram perut dengan hebatnya karena peluruhan dinding rahim alias haid. Huks, jadilah mengganggu aktivitas Papap yang berniat lembur hari itu.
**
Awalnya, tanggal itu kami berdua berniat untuk melakukan pemotretan. Alhasil, karena salah satu kawan kami berhalangan tetap; aku kehilangan mood. Plus, kedatangan si bulan yang menimbulkan kesakitan. Ya sudah, menikmati hari berdua saja dengan Papap. Jarang kan pas lagi kram perut ditemenin... :D
**
Jadilah kami sore hari setelah mengusir kram perut, pergi mencari pantai baru. Lokasinya di Jimbaran sana, atau sudah masuk sekitar Uluwatu yah? :D Yang jelas sih, cari aja lokasi hotel Ritz Carlton; nah, nantinya sebelum pintu masuk itu hotel, belok saja ke kanan.. Ikuti jalan terus.. Sampai deh..
Kami pikir, pantai ini bernama pantai Ayana. Ternyata, setelah ngubrul dengan vendor fofografi kami, pantai ini bernama pantai Tegal Wangi. Hahaha, beda banget ternyata namanya.. :P
**
Menakjubkan!
Buatku pantainya kereeenn!! Karangnya lumayan banyak, meskipun harus turun untuk sampai ke bibir pantai, rasanya itu bukan satu halangan yang menakutkan..
Beruntung, ombak saat itu lagi besar.. Jadi bisa bermain buih, bisa denger dentuman ombak yang menyapa karang..
**
Berdua dengan Papap. Itu sungguh sudah lebih dari cukup.
**
I'll coming back soon, Bali.. :)
**

January 07, 2010

my twenty ten

Karena terkadang, kita tak bisa mendapatkan seluruh keinginan kita terpenuhi pada saat bersamaan..
**
Awal tahun 2010 yang cukup berat; untuk perasaanku. Hm, tapi masih terlalu dini kan untuk menganggap tak akan ada yang menyenangkan?
**
Untuk sampai pada tahun ini pun memang sudah kutunggu. Jadi, saatnya untuk bergembira dan mempersiapkannya dengan sempurna!
Ada kamu, pantai baru, debur ombak, hangatnya pasir..
Bagiku sudah lebih dari cukup.
**
Meskipun tertunda untuk melakukan pemotretan, meski jadwal kunjungan terselip kewajiban lembur yang tak berkesudahan..
Di atas segala itu aku mensyukuri waktu yang masih diberikan Tuhan untukku.
**
Merasakan malam pergantian tahun di atas langit; di dalam pesawat; sendirian tanpa seorang pun yang dikenal..
Lalu melihatmu menjemputku dengan senyum yang termanis tanpa sedikitpun merasa letih menungguku..
**
So, what is happiness?
Itsn't only about getting something that we really want..
**
Selamat tahun baru, temans..
Mari hidup lebih sehat!
:D
**